Trik Mendulang Sukses Bisnis Wisata yang Dijamin Tidak Sontoloyo!

Pariwisata menjadi salah satu lahan bisnis yang paling banyak diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja yang akan merintis karirnya hingga para pekerja kantoran yang ingin bekerja bebas tanpa terikat jam kerja. Ketika kita berhadapan dengan pelaku bisnis, banyak dari mereka yang berpikir bahwa menjalankan bisnis salah satunya menjadi penyedia jasa wisata sangatlah mudah.

Pemikiran tersebut tidaklah salah. Hanya saja di setiap bisnis atau pekerjaan pasti akan ada resiko yang dihadapi oleh pelaku bisnis itu sendiri baik bagi Anda selaku pemilik bisnis maupun pekerja dalam bisnis tersebut. Kini semakin berkembangnya zaman dan majunya teknologi, semakin banyak laman website ataupun aplikasi yang menawarkan harga tiket pesawat hingga hotel dengan harga yang murah.

Mengenal Peluang Usaha Pariwisata

Penawaran harga yang murah dengan kualitas yang baik tentu saja salah satu media promosi yang sangat mengiurkan bagi para traveler. Namun, ada beberapa hal yang terkadang terlupakan oleh pelaku bisnis jasa wisata dimana inti dari penyediaan ini bukan hanya menawarkan harga yang murah dengan kualitas yang mumpuni.

Salah satu hal yang terkadang terlewatkan oleh pelaku bisnis wisata yaitu memberikan gambaran di saat para traveler berwisata mulai dari alat transportasi umum, makanan khas suatu daerah / negara hingga kebijakan suatu wilayah yang harus dipatuhi baik oleh masyarakat asli hingga masyarakat pendatang atau dikenal sebagai traveler / turis. Maka dari itu, inovasi baru sangatlah penting bagi penyedia jasa contohnya dengan membuat paket traveling dari paket backpacker hingga paket nyaman juga aman.

Jika paket yang berbasis pada pemberian pelayanan yang nyaman juga aman dengan budget yang cukup tinggi tentunya paket wisata ini sudah sangat biasa. Melalui artikel ini, saya akan memberikan gambaran tentang paket backpacker dimana Anda dituntut untuk membuat suatu paket perjalanan dengan budget yang minim tetapi tetap mengutamakan kualitas mulai dari keberangkatan hingga kembalinya para traveler ke kota masing – masing.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai paket backpacker sebagai salah satu media promosi baru bagi bisnis wisata Anda, sebagai pelaku bisnis Anda perlu memperhatikan dengan seksama keperluan – keperluan penting yang harus Anda pertimbangkan. Adapun rincian traveling yang harus disiapkan, diantaranya :

  1. Tentukan tanggal keberangkatan dan waktu yang akan Anda habiskan untuk dapat menikmati waktu berwisata Anda.
  2. Tentukan destinasi yang akan Anda datangi, kemudian pelajari tentang kearifan lokal hingga suatu hal yang khas dari suatu daerah (makanan, kebudayaan, mitos, adat istiadat dan lain sebagainya).
  3. Buatlah rincian pengeluaran mulai dari tiket keberangkatan dan kepulangan, hotel, transportasi umum yang akan Anda gunakan, tiket masuk ke kawasan wisata, makanan yang akan Anda nikmati hingga biaya untuk oleh – oleh.
  4. Tentukan serta perhatikan keperluan pribadi yang akan Anda bawa. Bawalah keperluan milik Anda yang memang benar – benar dibutuhkan. Hal ini akan meminimalisir tenaga Anda karena Anda tidak perlu membawa barang berat. Disamping itu, membawa keperluan yang minim tetapi penting akan mengurangi berat bagasi Anda sehingga Anda bisa puas membeli oleh – oleh bagi keluarga dan kerabat Anda.
  5. Perhatikan pula berkas penting yang harus Anda bawa ketika traveling. Simpan berkas Anda pada tas yang mudah dijangkau oleh Anda.

Setelah mengetahui rincian traveling yang harus disiapkan, kini tugas para pelaku bisnis wisata untuk memproduksi paket traveling dengan harga murah namun dengan tawaran kualitas penginapan hingga tujuan destinasi wisata yang indah namun sesuai dengan budget yang minim. Tentunya dalam membuat paket backpacker ini, kita sebagai pelaku bisnis harus memperhitungkan dengan tepat bukan hanya pengeluaran tetapi juga kualitas yang ingin kita tawarkan kepada para konsumen.

Hal utama dalam suatu perjalanan wisata yaitu kenyamanan penginapan. Banyaknya minat wisatawan, banyak pula bertebaran hotel yang murah tetapi sudah dilengkapi dengan kualitas yang sangat baik. Tetapi jika Anda mau dan bisa menemukan penginapan yang lebih murah dari tawaran di website atau aplikasi traveling maka hal itu akan menjadi poin penting bagi Anda.

Rencana bagi Para Pengguna Agen Travel

Lalu bagaimana cara Anda agar bisa mendapatkan penginapan yang murah, nyaman namun memiliki kualitas yang sama dengan hotel berbintang? Hal yang harus Anda lakukan yaitu dengan bekerja sama warga sekitar lokasi wisata yang memiliki penginapan murah tetapi memiliki kualitas kamar dan kebersihan kamar yang cukup baik.

Jika di penginapan murah tersebut tidak disediakan peralatan mandi / handuk, Anda bisa menggunakan kesempatan ini sebagai media promosi bagi bisnis wisata Anda dengan cara memberikan paket toiletries. Paket toiletries ini pun bisa Anda sesuaikan dengan budget yang minim tanpa perlu khawatir rugi. Pelayanan kecil seperti ini pun sangat berarti bagi konsumen yang akan menggunakan jasa Anda.

Disamping pemberian paket toiletries, Anda pun bisa bekerja sama dengan rumah makan sekitar penginapan atau tempat wisata dengan cara memberikan voucher makan kepada konsumen sehingga mengurangi biaya pengeluaran mereka karena sudah masuk dalam paket murah yang akan kita tawarkan. Selain itu, pemberian voucher makanan memberikan kemudahan bagi konsumen dalam menentukan makanan yang akan disantap di luar program wisata kuliner yang akan kita tawarkan kepada konsumen. 2 hal penting diatas mulai dari penginapan dan paket makan bagi konsumen menurut saya menjadi tolak ukur baik buruknya suatu agen travel dalam hal memikirkan kebutuhan dan keinginan para konsumen.

Karena notabenenya hal penting dalam menjalankan aktivitas traveling yaitu adanya kenyamanan dalam beristirahat dan bisa menyantap makanan khas tempat wisata dengan harga yang terjangkau.

Setelah memenuhi kebutuhan penginapan dan makan bagi konsumen, kita pun selaku agen travel harus memikirkan alat transportasi umum yang akan dikenakan oleh konsumen mulai dari keberangkatan – kepulangan dan juga ketika konsumen akan menjalankan aktivitas menuju lokasi wisata dengan harga yang murah namun tetap memberikan kenyamanan bagi konsumen dalam aktivitas travelingnya.

Kebutuhan transportasi ini menjadi penting karena dalam program travel tentunya mengunjungi tempat – tempat wisata baik itu wisata hiburan maupun wisata sejarah menjadi agenda penting bagi para traveler. Bahkan agenda kunjungan ke lokasi wisata hiburan dan sejarah ini menjadi cara bagi sebagian traveler untuk dapat melepaskan kepenatan dan kelelahan masing – masing individu yang disibukkan dengan aktivitas bekerja ataupun sekolahnya.

Selain dari penginapan, makan bagi traveler hingga transportasi umum, agen travel pun harus menawarkan paket destinasi. Destinasi yang akan dituju pun akan menjadi daya tarik sendiri bagi traveler untuk mempercayakan perjalanan wisatanya kepada pihak agen travel. Menurut hemat saya, jika pihak agen travel mampu memberikan opsi destinasi yang berbeda dari agen travel lainnya, terntunya hal tersebut akan menjadi nilai tambah.

Hal itu karena banyak dari traveler yang lebih menyukai jika bisa berkunjung ke tempat wisata yang jarang disinggahi oleh traveler yang lain atau bisa dikatakan bahwa traveler tersebut seperti menemukan permata dalam perjalanan wisatanya. Namun tentunya destinasi yang dituju haruslah suatu lokasi yang memiliki keindahan dan nilai estetika bukan hanya dari pemandangannya tetapi juga sejarah dibaliknya.

Dunia pariwisata di tanah air sedang mengalami perkembangan. Ajakan dari pemerintah maupun swasta untuk berwisata, sering digaungkan. Ajakan tersebut berupa iklan yang muncul di televisi, media cetak maupun dunia maya. Pemerintah melalui program “Wonderful Indonesia” untuk Indonesia secara umum, mendorong minat warganya untuk pergi berlibur ke daerah-daerah lain di tanah air.

Event-event di beberapa kota di tanah air juga diharapkan mampu menarik wisatawan. Pembenahan dalam bidang trasnportasi dan infrastruktur juga dilihat oleh para pelaku bisnis wisata yang sudah lama berdiri, sebagai potensi yang besar. Para pelaku bisnis wisata yang baru juga bermunculan. Para pelaku usaha wisata berusaha memiliki manajemen wisata yang dapat menarik minat calon wisatawan. Para pelaku bisnis wisata harus selalu kreatif dan inovatif untuk dapat selalu menarik wisatawan.

Ada hal-hal yang bisa dilakukan agar kunjungan wisatawan ke suatu tempat menjadi berkesan dan menyenangkan, contohnya :

  • Bagi pemilik penginapan, bisa memberikan layanan tambahan yang spesial atau unik, misalnya dengan menyediakan menu spesial bagi tamu, atau mendekorasi ruang tidur dengan benda yang menarik.
  • Bagi penyedia jasa transportasi, perlu untuk selalu merawat kendaraan. AC juga harus dipastikan masih dapat berfungsi dengan baik. Sopir yang dapat berbahasa asing tentu menjadikannya memiliki nilai lebih sekaligus memudahkan dalam berkomunikasi dengan turis asing.
  • Penyedia jasa outbond bisa menciptakan ide-ide baru dalam permainan, sekiranya permainan tersebut menghibur sekaligus edukatif.
  • Pemilik atau pengelola obyek wisata bisa pula bekerjasama dengan pihak lain dalam penyelenggaraan event di lokasi tersebut. Event yang sering diadakan namun berbeda-beda, tentunya akan menarik wisatawan dari berbagai kalangan.
  • Orang yang bekerja sebagai tour organizer dapat menawarkan paket-paket liburan spesial, misalnya paket bulan madu, bahkan penyelenggaraan pernikahan di tempat wisata tertentu yang memungkinkan.
  • Pemilik restoran dapat pula merenovasi taman atau kebun untuk dihias, bahkan ditanami tanaman sayur dan buah. Pemilik restoran juga dapat menawarkan konsep-konsep baru, yang memungkinkan tamu datang tidak sekedar makan, tapi juga hal-hal menyenangkan lainnya.

Keberanian para pelaku bisnis wisata perlu dilakukan. Kadang keberanian itu belum ada karena pesimis atau merasa bahwa ide tersebut aneh. Padahal jika kita melihat beberapa konsep obyek wisata, sebenarnya itu aneh. Namun keanehan tersebut menjadi suatu keunikan dan tentunya indah untuk dinikmati. Keanehan tersebut juga menjadi brand eksklusif bagi obyek wisata tersebut. Ide-ide yang dikembangkan hendaknya disesuaikan dengan situasi. Melalui manajemen wisata yang benar-benar terencana, ide-ide kreatif bukan hal mustahil untuk menjadikan obyek wisata, restoran, atau penginapan ramai pengunjung.

Agar para pelaku bisnis wisata dapat menjalankan usahanya , perlu beberapa sikap yaitu komitmen, ketekunan, pantang menyerah, komunikatif dan kemauan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan dapat ditingkatkan apabila pelaku bisnis wisata, khususnya tour organizer dan jasa transportasi melakukan manajemen wisata yang benar, yang dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut.

  • Pengenalan mendalam mengenai kondisi lapangan di lokasi wisata maupun rute menuju lokasi wisata.
  • Mencari mitra bisnis di sekitar lokasi wisata, seperti pengelola obyek wisata maupun pemilik restoran. Dengan mengenal pihak-pihak tersebut, pelaku bisnis wisata seperti tour organizer dan jasa transportasi dapat berkoordinasi mengenai kesiapan tempat.
  • Mencari informasi dan melakukan survei mengenai kualitas catering dan penyedia peralatan wisata di lokasi wisata.
  • Menghitung anggaran dan memberikan beberapa penawaran kepada calon tamu.
  • Menyiapkan rencana dalam memilih penginapan sesuai budget para tamu, serta memastikan ketersediaannya.
  • Mengagendakan dan mengatur jadwal kunjungan ke berbagai obyek wisata. Tour organizer dan jasa transportasi perlu berdiskusi dengan calon tamu apabila obyek-obyek wisata yang dipilih tamu tidak memungkinkan untuk dikunjungi dalam hari yang sama.
  • Mengecek kesiapan atau berkomunikasi dengan pihak-pihak yang akan bekerjasama dengan pelaku bisnis wisata tersebut.
  • Tour organizer atau jasa transportasi juga perlu untuk mengingatkan tamu agar tertib dalam mengawali jadwal acara, sehingga acara berlangsung sesuai jadwal.
  • Tour organizer perlu membagikan susunan acara, agar tamu dapat memahami kondisi serta mempersiapkan hal-hal tertentu yang diperlukan.
  • Selama acara berlangsung, pelaku bisnis wisata memastikan bahwa semua tamu terlayani dengan baik. Mulai dari kehadiran, jumlah makanan, dan dapat menikmati kegiatan sesuai yang dijanjikan.
  • Setelah acara selesai dan tamu pulang, pelaku bisnis wisata mengevaluasi mengenai layanan yang telah diberikan kepada tamu. Apakah sudah sesuai rencana, apakah ada kendala, apakah tamu nyaman menginap di penginapan yang dipilih, dan lain-lain. Evaluasi penting karena dapat mengukur keberhasilan pelaku bisnis wisata dan menjadi acuan dalam layanan berikutnya.

Tak hanya menjalankan manajemen wisata, para pelaku bisnis wisata perlu strategi agar dapat menggaet banyak tamu. Beberapa cara bisa dilakukan, di antaranya adalah :

  • Menjalin relasi dengan pelaku bisnis wisata yang lain sebanyak-banyaknya, tak hanya di dalam kota, namun juga luar kota.
  • Bekerjasama dengan pelaku bisnis wisata lainnya, bisa dirundingkan juga mengenai bagi hasil.
  • Memberikan harga khusus yang kompetitif saat weekday dan low season. Hal ini akan menguntungkan kedua belah pihak, yaitu tamu dan pelaku bisnis wisata. Bagi tamu karena tidak terlalu ramai, biaya liburan akan lebih hemat; perjalanan lancar bebas macet dan obyek wisata tidak terlalu penuh. Sedangkan bagi pelaku bisnis wisata, akan menambah pendapatan.
  • Melakukan promosi di media masa atau di dunia maya. Untuk hal ini, pelaku bisnis wisata perlu memastikan anggaran untuk berpromosi dan memilih cara berpromosi yang efektif. Apabila budget untuk berpromosi sangat kecil, promosi gratis bisa dilakukan dengan memanfaatkan media sosial. Media sosial dan website dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, di situ para pelaku bisnis wisata perlu untuk memberi tahu kelebihan barang atau jasa yang ditawarkan.
  • Sehubungan dengan dilakukannya promosi, akan lebih meyakinkan jika pelaku bisnis wisata menampilkan foto asli produknya di media sosial atau websitenya. Para pemilik restoran, catering, jasa rental mobil, bus dan penginapan tampaknya tak ada kesulitan dalam hal ini. Namun bagi tour organizer, akan lebih baik jika saat menampilkan penawaran paket liburan, menggunakan portofolio terbaiknya. Hasil dokumentasi foto dan video yang maksimal akan didapat jika tamu menggunakan jasa videografer dan fotografer. Para tamu bisa bebas beraktivitas sekaligus mendapatkan dokumentasi berkualitas dari videografer atau fotografer profesional. Penyedia jasa foto dan video yang sudah berpengalaman dapat mengambil gambar saat obyek bergerak dan menyajikan hasil akhir yang rapi dan artistik melalui editing. Foto dan video asli akan meyakinkan calon tamu dan membantu calon tamu memberi gambaran mengenai suasana liburan di suatu tempat.
  • Apabila di suatu kota akan diselenggarakan pameran pariwisata, jika memungkinkan untuk menjadi peserta, pelaku bisnis dapat mengikuti acara tersebut.
  • Saat menentukan target wisatawan, para pelaku bisnis, khususnya tour organizer dapat menyesuaikan diri dengan tamu/ wisatawan. Jika ingin mencari calon tamu pelajar, bisa menawarkan paket wisata yang memiliki nilai edukatif dan menyediakan konsumsi yang cocok dengan selera pelajar. Jika calon tamu berasal dari kota besar, bisa ditawarkan paket wisata alam yang jauh dari hiruk pikuk kota. Jika calon tamu merupakan sekumpulan orang beserta keluarga masing-masing, maka sebaiknya direkomendasikan untuk memilih restoran yang memiliki menu yang dapat disantap anak-anak.

Setelah segala tips dan seluk-beluk dapat diketahui, maka para pelaku bisnis wisata atau orang yang ingin menggeluti dunia wisata akan berani melangkah terus. Bisnis wisata dalah bisnis yang akan membuat konsumennya senang.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

72 + = 73